Yup.
Hari ini aku bener2 bersyukur.
Bersyukur, karena aku punya tuhan dan aku percaya penuh pada tuhanku.
Bersyukur, karena aku punya 3 anak baik yang minta diajari matematika.
Bersyukur, karena salah satu dari anak2 itu adalah eksi, anak pad, muridnya bu lilik.
Dan masih banyak lagi...
Lagi2 pengalaman mnjadi tentor...
Minggu lalu fika request, minta diajari gradien2an. Minta soal yang susah,, kayak peer deret yang aku buatin minggu sebelumnya.
Tapi karena hari senin ujian fisika, dan aku cukup nervous sampe2 bukannya belajar malah nonton idola cilik,,sehingga aku belum nyiapain bahan ngajar dan belum blajar buat ujian.
Oh ceroboh sekali.
Dan pikiranku terbagi dua, antara belajar mekanik statik dan belajar gradien.
Ahirnya malah gak belajar blas.
Dan sorenya,, ternyata,, gel2 meraung2 disuruh beli kado untuk teman kami, sisca dan esa. (kado2an anak TD gitu lah.) dan karena aku teman yang keren, dan aku iba pada gel2 yang meraung tiada henti,, maka akupun menemaninya beli kado (sisca: maskara, esa : perdana 3. maumaumau? Ckakakak! Yo oralaaaahh. FYI, esa mirip bgt sama cowok di iklan perdana 3).
Lalu kamipun mncari kado dengan brutal. Lalu membungkus dengan brutal pula. Untungnya etta yang pandai membawa gunting dan selotip. Tapi mau bungkus di mana?
Gel2 meyarankan di tempat parkir. Saran macam apaa ituu geeeeelll??? Sangat gak oke.
Lalu ahirnya kami bertampang ingah-ingih ngomong ke mbak kasir,, "mbak numpang mbungkus yaaa"
Di mana?
Di atas etalase yang memajang dompet2 cantek. Kami nyampah di sana. Meringik2 dan ribut sendiri. Untungnya berjalan lancar.
--lah,, malah cerita ini---
Intinya,, sampe rumah aku capek juga. Dan meraung tertahan,, bikin soal gradien!! Hoarrrr!
Aku survey soal2 dari buku yg dipinjemi gel2,, wah soale gampang2. gak ada yang susah bab gradien. Mau mbongkar soal2 PPI,, males juga. Akhirnya aku Cuma bisa bikin 4 nomer. Dan jam menunjukkan pukul 7 kurang seperempat. Grauuuu....
Aku sholat magrib dan berdoa dengan singkat, tapi memohon dengan sungguh2,, minta agar ngajar hari ini lancar,, dll...
Sungguh ampuh.
Sampe di rumah afi,, ternyata mereka senin TPHBS gitu,, trus minta bahas soal taun lalu. Oh yeah. Alhamdulillah!
Dan meskipun aku lupa beberapa rumus,, tapi ada eksi,, yang,, meskipun Cuma inget setengah2,, bisa kulanjutkan dengan baik. (asal tau bentuk2nya aku langsung inget rumusnya. Alhamdulillah).
Mengajar dengan lancar!
Dan senang sekali ada eksi,, sangat cepat mengerti, tapi gak egois,, jadi dia Bantu nge-dong-in ke temen2nya. Jadi malah kayak ada 2 tentor. Hoho.
Senaaaanng....
Tapi...
Tadi aku mengeluarkan logat ipa4! Sungguh fatal!
Semacam "gi-gimana yaa" dan "AaAaAaAAaaaAAA" (logat bergelombang) dan "apa-apaan iniii? Aku tertipu!" yang langsung ditanggapi dengan sigap oleh fika: "aaaku tertipuuu,, aaaku terjebaaak..."
Mungkin mereka mengira aku tentor berlogat aneh. Terserah deh. Saya senang pokoknya. Hohohoho.
Btw gradien ki soal yg susah yg kayak apa to? Perasaan cuma gitu2 aja??
Btw lagi,, sampe rumah aku baru inget.
Aku lupa minta tanda tangan di kartu tentor.
Tetep digaji to?
To?
To?
......
7 comments:
ettaakk!!!
Aku baru inget....
Traktiiirrrr...!!!
ho o sim.
GAjine etta gede lo..
Btw, pas rapat yg dtg cuma esaka. sisca ga dateng.
anak2: "DIbuka.. dibuka..(kadonya)"
aku:"JANGAAANNNN!!"
anak2: "ciyee.."
aku: (fyuuh.. untung ga dibuka)
Wis suwe ra posting jugak... Dasar Ettak, jadi tentor cuma bermodal logat IPA 4.. Hakakaka.. berguna jugak..
Btw Hadiahe opo sih Gel. sok misterius.. Assesoris metal..? he4
heeeaaahhh..
mbak tentor...
mbak tentorr...
mbak tentorrr
aku mau ndaptar dong ta jadi asisten tentor
agaggaaggagaga
ayoayo jadi tentor!
hubungi fauzi muharom.
nomernya....
ah, hubungi di blognya aja. kadep lama yang kemejoss... eh opo yo,, aku yo lali le njenengi. kui lah pokoke
Post a Comment