Saturday, 25 July 2009

The Bartimaeus Trilogy: jadi nyesel nggak baca dari dulu2....

Bukan apa-apa sih. Hanya saja ini buku kan udah lama buanget keluarnya.
Kayaknya beberapa saat setelah Harry Potter poya, jadi "aura" nya ketutupan
sama Harry Potter. Dan waktu aku baca sekilas,, ada kata2 "penyihir",
"kementrian" , dan "commoner", yang mengingatkanku pada Harry Potter.
Apalagi settingnya di London. Waktu itu aku mikir "apaan sih ni? Ikut2 Harry
Potter ya? Tapi kok best seller...."
Pengen beli tapi takut nyesel. Pengen baca tapi nggak pengen baca.
Lalu akhirnya lupa.
Sebenarnya beberapa kali aku sempet lirik2 dan pegang2 buku2 trilogi itu,,
apalagi waktu seri satu setnya keluar. Pengeeennn, tapi selalu ada aja
alasan untuk enggak beli. Mungkin alasan pelit. Atau alasan "kayaknya ikut2
harpot deh..."

Padahal ternyata bagus.
Hiks.
Jadi nyesel nggak baca dari dulu duluuuu
Baaaguuussssss
to simsim: kamu dah jadi baca belom to sim? Kalo belum,, sebaiknya baca.
Apik og...

Eh tapi nggak mau lebay ding. Lagian aku baru baca buku pertamanya. Dua buku
lagi masih menuggu di kotaknya. Hahaha.
Secara garis besar sih ini buku tentang penyihir muda (Nathaniel) yang
cerdas bin angkuh tapi penuh dendam yang memanggil jin level 14 bernama
Bartimaeus, yang gaya bahasanya cerdas dan usil dan sangat kusukai. Jadi
pengen baca bahasa aslinya deh! Kyaaa kyaaa
Ehem.
Nha, si bartimaeus ini dipanggil buat membalas dendam dengan cara yang
(menurut Nathaniel sih) cukup cerdas pula,, gitulah.
Nggak mau cerita terlalu banyak.
Dan di novel ini,, buku yang pertama sih,, nggak banyak (atau malah nggak
ada) kebetulan yang menguntungkan tokoh utama, nggak kayak novel2 lain. Tau
kan? Semacam pas tokoh utama kepepet njuk ada keberuntungan apaaa gitu.
Nggak banyak. Atau nggak ada. Apalagi yang semacam mati-hidup-lagi,, nggak
banget deh. Menurut publishers weekly, novel ini kelam. Tapi sukak.
Fufufu,, ingin segera meneruskan baca,, tapi lagi seru nih. Tak eman2.
Kok aku sering gitu ya kalo baca novel? Aneh deh. Padahal yo masih ada dua
buku lagi....

Ngggg.. tadi kayaknya mau cerita lagi. Tapi apa ya? Kok lupa....
Duh,, sudah diingat2 tetep lupa....
Udah deh. Tidak usah dipaksakan. Tar kalo inget nulis lagi. Yayaya,,,,,

6 comments:

rizkabukansimsimapalagisimbah said...

aku dah, baca, tak. nomer satu doang. tapi kok aku bosen, y? hhehehe...

bartimaeusnya lucu, tapi aku nggak suka nathanielnya. nggak sepinter deskripsi awalnya, sih.

ria krisna said...

minat bacaku skrg lagi merosot tajam.. hiks

Loretta Ollich said...

@rizka: bagus ssiimmmm! (maksa)
nathanielnya emang nggak pinter2 amat. aku justru suka dia yang nggak pinter2 amat tapi angkuh dan ternyata tetep aja anak2. hahaha. luucuuuuu
@ria: ayo baca! kalo udah mulai pasti nggak bisa berenti. lebay.

Anonymous said...

aku udah baca full triloginyaa.
top banget deh ceritanyaa.
harusnya dilanjutin itu, bikin buku keempatnya huhuhu.

NB: catatan kaki si bartimaeus keren bgt, so much fun

aLina :) said...

bagus po Ta?
ada jasa pinjeman. .?
ckakakakakak

Loretta Ollich said...

@swindleroz: huooo
sukak! sukak! sukak!
@alina: hmm.. bole aja sih.
*padahal yang sekarang ada dirumahku punya orang. haha.